Baccarat Chinese_Baccarat Computer_Bodog Sports_Online cash casino_Buy lottery tickets online

  • 时间:
  • 浏览:0

Dampak pandemOnline cash casinoi iOnline cash casinotu, kadanOnline cash casinog bikin kita ngeOnline cash casinorasa sendiri. Nggak jarang juga kita merasa dunia ini nggak adil sama kita. Padahal, bukan kita aja yang ngerasa itu. Di luar sana, banyak banget orang ngerasain hal yang sama. Tapi kok mereka terlihat baik-baik saja? Mungkin itu pertanyaan yang sering terbesit di kepala kita. Tapi, belum tentu lho mereka baik-baik saja. Kadang, orang itu pintar menyembunyikan apa yang dia rasain. Apalagi soal kesedihan dan kesendirian dia. Kita nggak bener-bener tahu apa yang orang lain rasain, begitu juga sebaliknya.

Kalau semua itu udah dilakuin tapi tetap ngerasa kesepian, obat yang paling manjur ya bertemu. Karena sepanjang apapun percakapan kita sama kerabat di telepon, bakal beda rasanya kalau kita bisa natap mereka sambil cerita. Tapi, masih pandemi gini emang susah banget untuk sekadar hang out ke kedai kopi langganan. Belum lagi izin ke orang tua yang ribetnya minta ampun karena takut kita kenapa-kenapa setelah ke luar rumah.

Terus, gimana dong supaya kita gak merasa kesepian? Apapun bisa kita lakuin. Di luar hal wajib seperti kerja dan sekolah, hal yang paling gampang yaitu dengan cara tetap menjalin komunikasi sama kerabat. Keluarga jauh, sahabat, atau pacar sekalipun. Ceritain aja apa yang udah dilakuin dalam sehari itu. Kita nggak wajib kok nunjukin rasa kesepian kita. Tapi kalau mau curhat soal itu juga nggak masalah.

Walau kita masih ngerasa kesepian sampai saat ini, tapi ada baiknya jangan sampai berlarut-larut deh. Gimana pun kita ngerasa sepi dan sedih, dunia tetap berjalan kayak biasanya. Dunia nggak nungguin kita sembuh dulu untuk lanjut berputar. Kalau begitu terus, bisa aja kita kehilangan kesempatan emas di luar sana buat bikin bangga orang sekitar.

Tapi kan mereka nggak bener-bener paham apa yang kita rasain?. Iya bener, tapi setidaknya bisa ngurangin rasa kesepian karena udah saling interaksi. Yakin deh, ngobrol itu perlu walau cuma beberapa menit.

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Nggak cuma cerita ke kerabat, kita juga perlu, lho ngelihat apa yang terjadi sama orang lain selama pandemi ini. Ada yang bertahan meski sering ditinggalkan, ada yang selalu happy karena nggak ada dampak yang dia rasakan. Bukan, bukan membandingkan dengan apa yang kita rasain. Itu semata-mata supaya kita bersyukur.

Pandemi Covid-19 nggak cuma berefek pada kesehatan fisik tapi juga kesehatan mental. Kok bisa? Karena aktivitas seperti karantina, menjaga jarak atau isolasi mandiri itu bikin kita ngerasa kurang interaksi dan kesepian. Hal itu juga menjadi faktor risiko untuk gangguan mental seperti skizofrenia dan depresi major. Aspek lainnya karena ada stigma dan diskriminasi terhadap orang yang terpapar Covid-19. Bahkan, beberapa dari kita mungkin ngerasain dikucilkan oleh tetangga yang sebelumnya akrab banget.

Tapi apapun itu, memastikan kita sendiri nggak kesepian bukan hal yang mudah. Beberapa dari kita mungkin udah sadar dari awal pandemi dan masih ngerasa demikian hingga saat ini. Tapi ingat, bagaimana pun caranya kita harus tetap bertahan karena rasanya sayang banget kalau menyerah setelah berjalan sejauh ini. Tetap tersenyum dan tetap sehat walau hidup yang dijalanin terasa berat.