Bagaimana Kulit Kita Menutup Luka「Indonesia Gaming」 dan Membentuk Keropeng?

  • 时间:
  • 浏览:0

MIndonesiIndonesiIndonesia Gaminga Gaminga GamingaIndonesia Gamingri kita bayangkan saat kita jatuh dan melukai lutut. Pasti kamu pernah mengalaminyaIndonesia Gaming, kan?

Oleh Christian Moro dan Charlotte Phelps

PERTANYAAN yang bagus, Talila!

Setelah itu, sel kecil dalam darah yang disebut “trombosit” akan bekerja. Sel-sel ini bergabung, membuat sumbatan yang membantu berhentinya pendarahan dan menutup luka.

Kulit kita memang punya peran yang beragam. Salah satunya, bertugas sebagai benteng yang melindungi kita dari benda-benda tajam.

Jadi, ketika kita tergores, tubuh kita dengan cepat berusaha untuk melakukan berbagai hal: menghentikan pendarahan, melindungi tempat yang terluka, dan memulai proses penyembuhan. Di situlah, keropeng muncul.

Namun, saat kulit kita terluka atau tergores, benteng lapisan kulit itu jadi terbuka dan tidak bisa melakukan tugasnya. Karena lapisan di bawah kulit – yang disebut jaringan – terbuka, maka kuman dan benda lainnya bisa masuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Saat kita terluka, pembuluh darah yang ada di dekat luka pecah dan membuat kita berdarah. Bila kamu bertanya apa itu pembuluh darah, ia adalah “selang” yang menjadi tempat saluran darah di seluruh tubuh kita.

Baca juga: Mitos atau Fakta: Luka Lebih Cepat Sembuh Jika Dibiarkan Tanpa Plester?

Setelah terjadi luka, pembuluh darah yang rusak akan dengan cepat mengerut dan menutup supaya darah tidak keluar.

Biasanya, jika lukanya tidak terlalu serius, pendarahan tidak lama akan berhenti. Itu karena, tubuh kita untungnya punya cara yang pintar untuk menyembuhkan dirinya sendiri.